Selasa, 21 Juni 2016

Bila Anak Belum Bisa Baca menjelang masuk SD


Bila anak belum bisa baca menjelang masuk SD, padahal usia sudah 6 tahun, sudah masuk TK pula, sudah dibimbing pula dari orangtuanya. Ini nih,,, yang pernah saya alami juga, anak saya yang pertama demikian. Pun anak saya yang kedua juga modelnya sama. Tapi tidak usah khawatir,, saat ini anak saya sudah bisa baca kok. Kata Maher Zein " pasti ada jalan.." ;D

Terdapat berbagai macam multipel intelegensi diantaranya: matematika-logika, bahasa, musik, visual, kinestetik, interpersonal, intrapersonal dan kecerdasan naturalis.
Anak yang belum bisa baca, mungkin dia lebih dulu pandai pada bidang yang lain misalnnya seni. Atau seperti yang dialami anakku, dia lebih dulu bisa matematika dibanding baca. Jadi tidak perlu khawatir bila usai menjelang SD masih belum bisa baca. Sebab si anak masih bisa belajar lagi.

Penting mengenal huruf
memang ada teknik belajar membaca cepat, si kecil langsung bisa baca. Ini sah-sah saja kalau memang si orangtuanya justru senang akan kepandaian itu. Namun ingat, membaca itu bukan sekedar membunyikan saja tapi juga memaknainya dsan menuliskannya. Dan saat kelas 1 SD si anak akan bertemu dengan yang namanya mendikte, inilah yang menjadi kesulitan bagi anak yang langsung bisa baca.Artinya si anak langsung dikenalkan pada suku kata (ba,ca,da). Padahal seharusnya kenalkan dulu huruf-hurufnya ( a, b, c), ini lebih baik untuk keterampilan dia pada pelajaran mendikte nantinya.

Namun, bila si anak hingga menjelang mau kenaikan kelas 2 SD juga belum bisa baca dan menulis, perlu ekstra bimbingan tentunya. Disamping itu perlu juga di konsultasikan ke psikolog, agar diktahui permasalahnnya apakah terjadi disleksia atau IQ yang rendah atau hal lainnya bisa jadi malah masalah medis. Tentunya dengan adanya pemeriksaan dari ahlinya kita bisa mengetahui penanganan apa yang harus dlakukan.

Jangan memarahi anak atau melabel anak bodoh
terkadang anak yang sudah duduk dikelas 1 dan belum bisa baca pula, membuat stess orangtua. orang tua kerap berpikir, "segini aja kok kamu gak bisa,, " bahkan mungkin sering terucap juga. Alhasil malah membuat si anak berpikir klo dirinya memang bodoh, dahn ini memperparah kondisi si anak.
Anggap saja si anak sedang lomba lari, pastinya ada yang larinya cepat, lambat. Toh akhirnya kefinish juga. Tergantung masalah waktu saja kok.

Bisa membaca itu hanya masalah waktu saja
Tentu saja ini harus ada usaha juga dari si orang tua. Bukannya anak belajar sendiri untuk anak tertentu memang ada sih yang bisa dengan sendirinya. Namun kebanyakan anak harus ada bimbingan dari orangttua. Bila orangtua tidak sempat, sah sah saja bila mereka mempercayakan ke bimbel. Namun peran orang tua dalam belajar membaca tetap diperlukan meskipun cuma membacakan buku setiap akhir pekan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar