Sabtu, 14 Januari 2017

Bimbingan PTK - karya ilmiah guru - manajemen sekolah

Bimbingan PTK,, PTK apa sih?? PTK itu memang hanya tenar dikelangan pendidikan terutama oleh para guru-guru. PTK merupakan singkatan dari Penelitian Tindakan Kelas. Nah,, untuk pengertian peningkatan penelitan Tindakan kelas itu sendiri akan kita bahas lain waktu. Klo secara singkatnya sih,, PTK itu merupakan sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru secara sederhana mengenai sebuah tindakan yang di lakukan di kelas untuk pengkatan kualitas pendidikan yang kemudian dilaporkan atau ditulis mulai dari teori yang mendasari tindakan itu kemudian pelaksanaan tindakan itu hingga hasil. Berdasarkan pengalaman membuat PTK, saya katakan sederhana karena disini tidak memerlukan pengujian data, untuk itu perlu adanya dukungan dokumen-dokumen yang dapat mendukung dalam pembuktian hasil.

Bimbingan penelitian tindakan kelas 
Baru-baru ini, bimbel Siaga123 mendapatkan klien tidak hanya anak-anak dan orangtua saja. Guru dan sekolah juga mulai senang konsultasi pendidikan di bimbel ini. Tanpa saya sadari ternyata saya telah buka kelas baru yaitu kelas konsultasi pendidikan. Mungkin karena basic ilmu saya S1 manajemen pendidikan dan sedang menyelesaikan pendidikan S2 sehingga mereka nyaman untuk sharing masalah-masalah.

Secara tak sengaja, ada rekan guru yang curhat bahwa PTK yang ada ternyata sangat berantakan sehingga perlu dibuat ulang. Setelah saya dengarkan keluh kesahnya, ternyata memanglah sebuah karya itu memang harus di buat sungguh-sungguh dan dilaksanakan dengan ikhlas sesuai prosedur tidak loncat-loncat. Saya lihat antara RPP, tindakan dan evaluasi kurang sinkron.

Setelah dicermati bersama dengan yang bersangkutan, ternyara ia malas membuat RPP, sehingga ia gunakan RPP tahun lalu cuma diganti tahun. Ia pikir hanya butuh evaluasi saja karena lebih melihat terhadap peningkatan hasil belajar.

Saya bercerita, akan seorang pengawas senior  yang berkata kepada saya bahwa membuat RPP itu mudah, apa yang akan dilakukan saat dikelas nanti pasti sudah terpikirrkan oleh kita, tinggal tulis. Tulis tangan dan sederhana saja itu sudah disebut RPP.
Juga seorang dosen senior menasehati saya, meskipun sekarang jaman internet dan semua serba mudah namun untuk penelitian tetap harus kita ikuti prosedurnya.

Guru tersebut mengatakan pada saya, kebetutlan ia senior saya, ia juga menasehati saya: bahwa perkataan pengawas dan dosen tsbbenar, ia juga meminta saya untuk membantunya dalam penyusunan kembali PTKdan memberikan masukan-masukan.

Curhat konsultasi manajemen sekolah
Klien saya yang lain datang dari sebuah sekolah, mulanya diawali perbincangan sederhana saat kami bertemu di acara resepsi pernikahan. Ternyata berlanjut menjadi pembicaraan yang serius. Permasalahannya adalah masalah yang biasa terjadi pada sekolah yang sudah tua dan masih terkendala dengan pihak yayasan.

Saya katakan urusan kesejahteraaan guru biasanya kebijakan itu berasal dari yayasan perlu komunikasi yang baik dengan yayasan. Dan guru pun jangan menuntut banyak bila ternyata yayaysan sangant banyak kontribusinya dalam penyelenggaraan sekolah. Artinya dana dari yayasan besar untuk menutupi operasional sekolah sehingga insentif guru menjadi berkurang. Perlu pembiacaraan lebih lanjut dengan yayasan dalam rangka peningkatan kesejahteraan guru, banyak cara untuk itu seperti perbaikan manaejemen sekolah; mencari donatur. dan banyak yang perlu dilihat baik dari itu dari sisi sekolah dan yayasan.

JUga masalah dengan tingkat profesional guru yang dirasa masih kurang, sehingga ada keinginan untuk segera memecatnya. Saya katakan untuk memecat guru tidaklah sembarangan, semua ada prosedurnya. Dan biasanya urusan pemecatan guru dan pengangkatan guru datang dari yayasan. Perlu ditelusuri pula bagaimana tingkat kesalahan guru tersebut? bagaimana guru tersebut bisa diterima disekolah tersebut? Apakah dari sekolah sudah memberikan teguran dan saran-saran perbaikan?
Karena untuk   tahu keadaan "dapur" sekolah yang sebenar-benarnya itu sangatlah sulit (kecuali sekolah itu memang benar-benar bertindak terbuka demi peningkatan) saat itu saya sarankan sementara untuk perbaikan kualitas lulusan sekolah dan komunikasi yang baik dengan yayasan. Berapa jumlah yang lulus?berapa jumlah yang diterima dinegeri? nilai akhir siswa yang lulus?

Artinya dengan peningkatan kualitas lulusan berarti ada peningkatan kinerja guru dan sekolah sehingga sekolah dan guru berhak mendapatkan peningkatan kesejahteraan sebagai akibat dari hasil kinerja guru yang berhasil meingkatkan kuantitas dan kualitas lulusan.

Memang sungguh sulit bila sekolah ingin maju. ORang-orang sering bilang ayo tingkatkan kualitas.Tapi Kualitas apa saja?? Paling tidak kita telusuri 8 standar pendidikan. Tetapkan visi misi, perhatikan lingkungan sekitar. Sebab sekolah itu berada dalam lingkungan. Kita harus melihat semua faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sekolah sebagai sistem. Bukan sebagai hal yang terpisah-pisah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar